Love With Your heart,not yours eyes Bab 26
Nisya.. “lalu bagaimana Dee, apa kamu tak ingin menceritakan sesuatu pada kakak tentang Bang Randi?” saat ini aku dan Dhea sedang berada di rumahnya. Tepatnya Dhea memintaku untuk memaksaku dirumahnya malam ini. Dhea meletakkan bantal di pangkuannya, tertunduk diam. Aku menghela nafas pelan, mungkin Dhea merasa tidak nyaman dengan pertanyaanku. “Baiklah, jika Dhea tak mau cerita kakak tidak akan memaksa Cuma kakak hanya ingin mengingatkan tak baik bagi seorang wanita menunda-nunda jawaban atas pinangan seorang lelaki” “Dhea bingung kak” ucapnya lirih. “Dee... apa yang membuatmu bingung?” kucoba untuk menatap matanya yang memancarkan kegelisahan. “Dhea.. Dhea... takut tak bisa menerima Bang Randi sepenuhnya” jawabnya. “Maksud Dhea?” “ya.. kakak kan tahu, Bang Randi itu seorang pengacara kan?” “hu’u.. bang Randi memang Pengacara tapi bukan pengangguran banyak acara kan?” ujarku dengan senyum. “Kaaaaakkk.... Dhea serius lagi!” rajuk Dhea. ...