Love With Your heart,not yours eyes Bab 10
Teriknya mentari mulai menyegat kala Nazril menghentikan mobilnya di depan sebuah rumah. Tanpa membuka kaca mobil Nazril melihat suasana sekitar yang asri, pandangannya tertuju pada sebuah rumah sederhana bercat coklat muda , di liriknya kertas alamat yang sedari tadi di genggamnya. “Alamatnya benar, tapi kenapa bentuk rumahnya berbeda?” decaknya penuh keraguan. Di keluarkan Blackberry dari sakunya, mengentik sebuah nama panggilan di kontak telepon. Tuuut...tuut..tuut.... Tiada jawaban dari seberang sana, Tuuut...tuu..tuut... Hingga berkali-kali ia melakukan panggilan tapi pemilik nomor yang di tuju tak kunjung mengangkat teleponnya. “hufft.. Dhea kemana sih, itu anak pasti masih ngambek gara-gara kejadian beberapa hari yang lalu” degusnya. Akhirnya Nazril memutuskan keluar dari mobil ketika melihat seorang wanita berjalan dengan mengandeng gadis kecil yang mengenakan seragam sekolah dasar lengkap dengan kerudung lucunya. “Assalamu’alaikum Ummi” sapanya ram...