Posts

Showing posts from December, 2013

Love With Your heart,not yours eyes Bab 8

Image
Azan subuh berkumandang, memecahkan keheningan fajar. Suara muazim dari satu masjid ke masjid lainnya yang berlomba melafazkan panggilan-Nya untuk hamba-hamba-Nya agar segera bangun dan menunaikan kewajibannya. Ibu Maryam yang masih mengaji di ruang shalat segera mengakhiri bacaannya dan bersiap untuk menunaikan shalat, biasanya suaminya yang akan menjadi imam kala shalat subuh namun karena suaminya masih dinas keluar kota. Ibu maryam melaksanakan shalat sendiri sementara Nazril tentu masih lelah dan memilih menunaikan shalat subuh di kamar agar dapat melanjutkan tidurnya kembali usai shalat.   Saat sedang mengelar sajadah ibu maryam melihat Nazril turun dari tangan dengan tergesa-gesa memakai baju koko lengkap dengan kain sarung. “mau kemana Ril?” tanya ibu maryam “Mau shalat ke mushalalah ma, masak mau ngantor pake koko? Jawab Aril dengan senyumnya. “Iya mama tahu, tapi ngak biasa kamu...”  “udah ma, Nazril pergi dulu ya takut telat jamaa...

Love With Your heart,not yours eyes Bab 7

Memori, Pesisir Barat Meulaboh..... Di tengah guyuran hujan, seorang gadis kecil dengan rambut kepang dua mengayuh sepeda dengan wajah sumringah, senyum tak henti menghiasi wajahnya walau seluruh pakaiannya telah basah.  “du...dut...., berhenti! Itu sepedaku huf..huf...” teriak bocah laki-laki yang berlari jauh di belakangnya dengan nafas tersengal-sengal setelah jauh berlari di tengah hujan mengejar gadis kecil yang membawa sepedanya.    “Bialin... weekkzz” ejek gadis kecil. Serayan menoleh ke belakang. “dudut... Aril bilang berhenti......!!!!” kali ini teriakan bocah laki-laki itu meningkat 1 volt. “Aril.. pelit, tadi Sya minta pinjam sepeda ngak boleh , sekarang ayo kejar Sya, katanya jagoan” ejek gadis kecil itu kembali seraya melihat ke belakang, hingga laju sepeda tak terkendalikan. “Dudut... awas! di...” Bruukk........... Belum selesai Aril berbicara, Sya sudah terjatuh dalam genangan air. Aril menakup wajahnya dengan tangan “Hu...

Love With Your heart,not yours eyes Bab 6

Siluit awan kelam telah tergambar jelas di angkasa sesekali angin bertiup kencang, sayup-sayup lantunan ayat-ayat Al-qur’an dari masjid mulai terdengar diantara kemacetan lalu lintas jalanan Darussalam. Nazril berulang kali membunyikan klason mobilnya dengan tidak sabaran, sudah hampir setengah jam mobilnya terjebak kemacetan. “Sabar pak, di depan ada kecelakaan” ujar seorang pria yang mengendarai sepeda motor di sebelah mobilnya. Nazril menoleh sekilas dan mengangguk mengerti, Raut lelah tergambar jelas di wajahnya, tadi siang baru saja kembali dari jakarta mengikuti seminar wirausahawan selama seminggu, awalnya begitu sampai di Bandara Sultan Iskandar Muda ia ingin langsung pulang untuk beristirahat. Tapi telepon dari stafnya   mengharuskannya kembali ke kantor. Perusahaan percetakan yang dikelolanya memang sedang mengalami perkembangan yang sangat pesat, di tambah lagi dengan ikut bekerja sama dengan salah satu lembaga penulis di Aceh awal tahun depan ada puluhan buku y...