Apa yang akan Aku Bawa? (Cermin Diri)
Cermin… terpaku diri di hadapamu.. menelisik setiap titik rupa diri.. Ya Allah adakah lidah ini bersyukur pada-Mu
Atas segala yang ada pada diri?
adakah diri ini tawakal pada-Mu setelah begitu banyak nikmat yang Kau beri...
Allah, jiiwa-jiwa ini begitu rapuh, dan hati ini luluh lanta tak terurai manakala mata, mulut, tangan, dan kaki kian hanyut kedalam nikmat dunia yang tak pernah berkesudahan,,,
Kerdilnya diri bak butiran-butiran debu yang melapisi kaca..
Allah… Allah… Allah
Lirih ku sebut nama-Mu mengingat diri yang hina ini… jika suatu saat nanti aku pergi
Apa yang akan ku persembahkan di hadapan-Mu…
sementara diri ini penuh noda dan dosa…
Apa yang akan ku bawa?
Hartakah…?
Tahtakah…?
Rupakah…?
Tidak…..! itu semua hanya akan menemani dunia yang semu ini….
Lalu apa yang akan aku bawa?
Ruang kosonh di hati menjerit,
Ya Rabbi Izzati…
Aku hanya memiliki setitik keimanan dalam diri… keimanan yang kadangkala masih mudah goyah… Aku hanya memiliki berjuta rasa takut akan pedih nya siksa di neraka-Mu namun dunia kadang masih melalaikan...
Bimbing dan tuntun aku agar selalu bisa berjalan di jalan-Mu mencintai sunnah-Mu..
hingga tiba di akhir hanya iman, amal dan juga takwa yang ku bawa menghadap-Mu
Hingga ku tahu APA YANG AKAN KU BAWA…
Cermin diri, 5 ramadan 1441 H
Aamiin.
ReplyDelete