[PUISI] Diantara Malam dan Jiwa....





Malam...

Tlah lama  terdiam dalam sepi..
Manakala gemuruh langit tak lagi mengelegar
Kilatan putih itukah siluit ketakutan selama ini...?

Malam...

Terlalu lama sudah engkau terpuruk dalam kebisuan..
Kebisuan... yang pada akhirnya membuat jiwa berfikir untuk kembali...
Kembali... menyentuh lembaran-lembaran hikmah yang dulu sering terabaikan...

Malam.....

Adakalanya dalam sunyimu sesosok jiwa menangis...
Menagis dalam kegelapanmu... mecari cercahan-cercahan cahaya
Yang telah tertutup debu-debu  kefanaan dunia...
Jiwa yang rapuh akan Rasa...
Jiwa yang gontai akan Asa...
Jiwa yang dengan kejamnya lebih melukis dia dalam gumpalan hati...

Tuhanku Yang Maha Permurah....
Kini......
Masih pantaskah Jiwa yang rapuh ini memeluk-MU...?
Memeluk ENGKAU yang selalu memeluk Jiwa ini....?
Memeluk Cahaya-MU yang tlah kususun kembali dalam episode-episode  baru hidupku...
Memeluk cahaya iman didadaku..

Diantara kesunyian malam dan ketenangan jiwa..
Bersimpuh mengharap penghambaan-MU..
Mengharap Magfirah-MU...
Mengharap Ridha-MU...
Untuk kelak ENGKAU titipkan yang terbaik bagiku..
Dalam merangkai ketaqwaan hingga menuju Jannah-MU.... 


Alue-Bilie, 22.00 WIB
@afri_azzahra...









Comments

Popular posts from this blog

Cerpen :: Surat Cinta Nafisah ::

Kuliner Menu Berbuka Puasa Khas Aceh

Tradisi Meugang di Tengah Pandemi Covid-19